A SHORT Journey From ‘Tanah Rencong’

Pinjem tissue. Pinjem tissue.
Gw mau mewek bentar😦
*leperin ingus ke tangan tetangga*

Rasanya baru kemaren gw menginjakkan kaki di tanah kelahiran gw. Dan sekarang, gw harus rela untuk menjadi anak rantau, AGAIN ! !

Sedih?? Jangan ditanya lagi.
Berat hati?? BANGET.
Belum bisa menerima kenyataan? So pasti.

Sebenernya gw masih belum percaya kalo sekarang jasad gw udah berada di Banda Aceh sejak tadi malam. Gw masih belum yakin. Separuh jiwa dan pikiran gw masih tertinggal di ranah Minang. Tempat gw menghabiskan selama lebih dari 17 tahun masa hidup gw, dan kini, gw harus menjalani hari-hari di negeri yang masih asing. *mewek di selokan*

Huft,!
Suer, gw masih belum terima kalo gw harus balik lagi ke tempat ini. Rasanya gw pengen balik lagi ke Ranah gw tercinta. Gw masih belum bisa mengikhlaskan diri untuk terus berada disini selama beberapa bulan ke depan. Oh GOD…gw pengen hijrah ke tempat yang ‘lebih baik’.

Sejak kemaren gw terus kepikiran nyokap. Padahal nyokap sempet nganter gw ke bandara. Tapi gw gak bisa. Bayangan rumah gw terus ‘menghantui’ gw hingga detik ini. Nyokap gw pasti kesepian disana. Apalagi sekarang di rumah gw cuma ada nyokap sama bokap. Pasti sepi banget. Ahhh..suer. Gw masih belum bisa nahan airmata. Gw masih belum ikhlas ! !

Oh GOD..sungguh, perjalanan gw masih sangat panjang. Masih ada satu semester lagi dan gw harap untuk semester selanjutnya gw harus bisa HIJRAH ! ! Itu harga mati ! ! Wallahi, Demi Allah, gw pengen hijrah ke peradaban yang lebih maju.

Well, kalo ditanya kenapa gw pengen hijrah? Jawaban gw cuma satu. Ini adalah sunnah Rasulullah SAW.

Sedikit flashback ke masa lalu..
Dulu waktu kelas 2 MTs (setara dengan kelas 2 SMP) gw pernah belajar Qur’an Hadist, dan kebetulan pada saat itu Hadist yang sedang kami bahas adalah ‘keutamaan menuntut ilmu‘. Coba deh kalian buka Al-Qur’an surat Al-Mujadalah ayat 11. Disana dengan sangat tegas Allah telah mengatakan bahwa Ia akan meninggikan derajat orang-orang yang BERIMAN dan BERILMU PENGETAHUAN.

Subhanallah..ayat tersebut bener-bener membius otak gw. Gw yang dulunya belajar karena menginginkan nilai yang tinggi, kini mulai meluruskan niat bahwa gw harus menuntut ilmu karena Allah, Lillahi Ta’ala. Sejak saat itu gw gak terlalu ambil pusing dengan hasil ulangan gw maupun nilai-nilai dalam rapor. Gw lebih memfokuskan diri pada proses yang gw lalui, dengan harapan bahwa pelajaran yang gw serap bisa menghasilkan ilmu yang bermanfaat. Sekali lagi, Lillahi Ta’ala.

Trus, apa hubungannya sama niat gw untuk HIJRAH??

Kalian pernah mendengar Hadist ini?? “Utlubu ‘Ilma Walau Fii Ssiin” yang artinya “Tuntutlah Ilmu Walaupun Ke Negeri China

Pelajaran Hadist tersebut juga gw dapatkan saat kelas 2 MTs. Makna dari Hadist tersebut amatlah dalam *ini menurut gw*. Rasulullah SAW menginginkan ummatnya untuk terus belajar dan menuntut ilmu, meskipun harus berhijrah ke negeri yang jauh. Dalam analisa gw, ‘tuntutlah ilmu walaupun ke negeri china’ bukan berarti kita harus belajar ke negara China. Tapi lebih dari itu. Menurut otak gw yang pas-pasan ini, Rasulullah menganjurkan kita, para ummatnya untuk menuntut ilmu kemana pun itu, sekalipun ke luar negeri. Gak musti ke China. Kemana pun, asalkan ilmu yang kita dapat dari negeri tersebut bisa bermanfaat. Dan hal ini juga mengisyaratkan bahwa menuntut ilmu itu tak terhalang oleh waktu dan jarak yang memisahkan.

Subhanallah..
Sekali lagi otak gw yang sedikit lebih pinter dari kecebong ini kembali tersihir oleh kalimat itu. Dan sejak mendengar hadist tersebut, gw mempunyai tekad yang bulat untuk menuntut ilmu ke luar negeri (KOREA). Bagaimanapun caranya. Suatu saat nanti, kaki ini harus melangkah ke negeri gingseng tersebut. Lillahi Ta’ala. Dan gw percaya bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan impian gw ini.

Lalu, kenapa gw terlalu PeDe kalau impian gw akan menjadi kenyataan??

Ayoo~ coba kalian buka Al-Qur’an surat Al-Mu’min ayat 60 yang berbunyi ”Ud’uni Astajib Lakum” artinya “Berdoalah Kepadaku Niscaya Akan Kuperkenankan Kepadamu

Well, itu maksudnya apa? Ya, itulah janji Allah SWT, bahwa Allah akan mengabulkan setiap doa dari hamba-hambaNya. Tanpa terkecuali, karena Allah Maha Pemurah dan tidak pernah ingkar janji. Allah akan menepati janjinya. Dan itulah yang membuat gw semakin yakin bahwa suatu saat nanti gw PASTI BISA ke KOREA. Insyaallah..karena itu adalah janji Allah sama gw😀

Iya gw tau. Hal ini emang sedikit irrasional mengingat bahwa gw berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah. Dengan kata lain, gw gak bisa ke Korea dengan mengandalkan biaya dari bokap nyokap. Tapi entah kenapa, dengan berbekal janji tersebut, gw amat sangat yakin bahwa Allah akan mengijabah setiap doa dalam sujud gw. Entah bagaimana caranya, yang pasti Allah punya skenario yang indah suatu saat nanti. Gw percaya itu.

Eniwei, karena hadist ”Utlubu ‘Ilma Walau Fii Ssiin’ itulah gw memberanikan diri untuk kuliah ke luar kota. Karena gw berpikir bahwa gw harus hijrah untuk mendapatkan ‘ilmu yang lebih baik’. Ya, meskipun tempat gw sekarang ini masih jauh dari impian gw yang dahulu. Tapi no problem, berawal dari hijrahnya gw ke luar kota (Banda Aceh yang notabene masih satu pulau dengan kampung halaman gw) gw berharap di tahun ini gw bisa kembali BERHIJRAH ke peradaban yang lebih maju, di Pulau seberang. Untuk tahun-tahun selanjutnya, gw terus bermunajah supaya Allah memberikan gw jalan untuk HIJRAH ke luar negeri. Ke Kota Seoul nun jauh di negeri gingseng, Korea.

Dimulai dari kota kecil yang masih di pulau yang sama dengan tempat kelahiranku, Aku berharap bisa berhijrah kembali ke peradaban yang lebih maju di kota berikutnya yang berada di pulau berbeda. Ini sebagai ikhtiar kecilku menuju ‘PULAU’ yang lebih besar di negeri seberang, KOREA…
Semoga Allah mengijabah setiap doa dalam sujudku seperti Ia mengijabah doa dari hamba-hambaNya yang terdahulu…

STILL HOPE IS A DREAM THAT DOESN’T SLEEP..

Sekarang kalian udah ngerti, kan? Kenapa gw begitu terobsesi untuk bersekolah di Korea?? Ya, ini semua karena Allah. Lillahi Ta’ala.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s