G.A.L.A.U = God Always Listening And Understanding

Well, akhir-akhir ini harga cabai melonjak drastis, ya? Gw sampe gak mau makan beling lagi gara-gara cabai yang harganya Na’uzubillah.

Iya. Iya.
Gw tau ini gak nyambung. Antara cabai dan beling itu gak punya hubungan apa-apa. Mereka juga bukan saudara kandung kok, jadi gak mungkin punya hubungan yang spesial. Gw nulis yang beginian biar dianggep pinter aja. Gw berasa jadi ekonom yang handal kalo udah nyinggung-nyinggung soal harga bahan pokok😀 Padahal sebenernya gw gak ngerti apa-apa soal ekonomi. Beli lolipop seharga 500 perak aja gw sering ketipu =,=

Betewe, belakangan ini istilah GALAU sering mengembara (?) di ranah peremajaan (?). Sorry ya kalo grammar gw gak beraturan. Gw lagi GALAU nih *nelen kompor*

Para ABG ababil kayak gw *buka aib sendiri* sering banget mengalami sindrom yang dalam bahasa ilmiah biasa disebut dengan istilah GALAU.

Well, sebenernya gak terlalu ilmiah juga sih. Ini karangan gw aja biar dianggep pinter gitu😀 nyahaha~

Setiap kali gw buka Facebook maupun Twitter, pasti ada aja yang update status tentang kegalauan. Entah itu galau karena ditinggal pacar yang direbut sama nenek-nenek lah. Galau gara-gara gak bisa bedain mana kaos kaki dan mana cemilan lah. Galau gara-gara nonton sinetron Putri Yang Tak Dilahirkan season 112, lah. Pokoknya GALAU. GALAU. G.A.L.A.U

Apa salah si GALAU sehingga kalian tega-teganya memfitnah dia??

Oiya, sebagai seorang mahasiswa dengan tingkat kecerdasan yang sedikit lebih tinggi dibanding kecebong, gw ingin mengemukakan beberapa hipotesa tentang kegalauan. Ini berdasarkan penelitian gw berabad-abad yang lalu. Saat babon masih dipenuhi dengan kutu……

1. GALAU terdiri dari 5 huruf yaitu G.A.L.A.U. Hal ini bisa dianalogikan dengan jumlah jari yang dimiliki oleh manusia pada masing-masing tangan dan kaki. Ini artinya apa? Entahlah…namanya juga hipotesa =,= #dilempar kardus

2. GALAU biasa menyerang manusia yang berusia remaja (sekitar 13-17 tahun). Sebenarnya hal ini masih wajar jika yang terserang adalah manusia dengan kategori umur seperti yang telah disebutkan. Namun, apabila manusia dengan usia diatas 17 masih mengalami kegalauan, maka ini bisa dikatakan sebagai kondisi gawat darurat. Mereka harus segera ditolong ! ! Karena kegalauan bisa mengakibatkan serangan jantung, impotensi, gangguang kehamilan dan janin. #emut plastik

3. Sampai saat ini para ahli di seluruh dunia belum menemukan obat untuk menyembuhkan kegalauan. Entah karena alasan apa gw juga gak ngerti. Tapi yang jelas, jika obat itu telah ditemukan, pastinya para ABG ababil gak perlu lagi capek-capek pergi ke warnet cuma buat update status malam minggu. Betul, kan?? wuahahaha

4. Berdasarkan uji laboratorium, riset gw telah membuktikan bahwa GALAU dapat dibagi menjadi beberapa golongan sesuai dengan tingkat keseriusannya. Berikut gw paparkan..

*caelah bahasa gw =,= pengaruh dari matkul Fisiologi nih*

a. GALAU stadium I

Ini bisa dibilang sebagai cucunya GALAU. Yah, analoginya masih bau kencur lah. Belum ada apa-apanya. Kalo diajak main kelereng, maunya main boneka-bonekaan. Giliran diajak main boneka-bonekaan, maunya main kelereng. Gak jelas banget, kan? Ini salah satu faktor pemicu timbulnya kegalauan, karena sang pelaku belum bisa menentukan pilihannya dengan pasti.

b. GALAU stadium II

Setingkat lebih tinggi dibanding kategori sebelumnya. GALAU stadium II mulai menunjukkan gejala-gejala yang lebih spesifik. Biasanya para penderita kegalauan jenis ini akan sering murung dan lebih suka menyendiri, atau bahkan bisa bertindak di luar dugaan.

Ini beberapa contohnya :

Cewek 1 (sebut saja namanya Bambang)
Cewek 2 (sebut saja namanya Maman)

Cewek 1 : *nangkring di bawah jemuran*
Cewek 2 : Kenapa sih Bang?
Cewek 1 : Gw lagi galau =,=
Cewek 2 : Galau kenapa? Diputusin si Agus??
Cewek 1 : Enggak.
Cewek 2 : Trus galau kenapa?
Cewek 1 : Errrmm enaknya gw jemur pakaian sekarang atau nanti?? Atau tunggu besok aja biar pakaiannya bisa kering sendiri tanpa dijemur?? Atau gw laundry aja biar gak capek-capek nyuci?? Errrmmm gimana nih enaknya?? Gw galau ! ! Gw bener-bener galau!! Oh GOD…gw galau >o<!!
Cewek 2 : *sedot pestisida*

c. GALAU stadium III

Wahh, kalo yang ini udah agak parah nih. Ibarat pepatah ‘bagaikan sayur tanpa garam’. Iya, lo bener. Pepatah yang barusan emang gak nyambung.

Well, secara klinis para penderita kegalauan stadium ini akan merasa gundah dengan keadaannya. Hal ini terbukti dengan adanya status-status galau dari para ABG ababil saat malam minggu tiba. Kebanyakan diantara mereka mengupdate status yang mengiba-iba, seakan ingin dikasihani, bahkan memfonis diri sendiri sebagai insan paling nelangsa dimuka bumi. *Ya ampun gw sampe keringetan mikirin kata-kata ini*

Tapi emang bener, kan? Coba deh liat status para ABG ababil saat malam minggu.

status 1

Mati satu tumbuh seribu. Tapi cintaku hanya satu, yaitu hanya untukmu.

status 2

Yang lagi jomblo mannnaaa teriakannyaaa??
*seduh baygon*

status 3

Tingkat kecakepan di hari biasa —> 99,99%
Tingkat kecakepan di malam minggu —> 0,00000099%
Ngenes abis TT_____TT
#lap air mata pake sikat WC

status 4

Nongkrong di kuburan ahhh~ siapa tau ada setan yang mau di ajak dinner makan Mie goreng rasa kaldu ayam😀

status 5

HuFt…k3N4ppH4 c1H 4Qyu M4c1H jOmBL0 4mPh3 c3K4R3N9??
4ppH4 4Qyu KuR4N6 Cu4K3pz? KuR4N9 Cu43Mz??

Astaga~ gw juga ikut-ikutan galau gara-gara nulis ini =,=
#tenggak bensin

d. GALAU stadium IV (stadium akhir)

Well, sebenernya masih ada tingkatan kegalauan yang lebih parah lagi. Tapi berdasarkan pengamatan, gw cuma mengelompokkannya ke dalam IV kategori aja. Jadi, ini adalah kategori terakhir sekaligus tingkatan kegalauan paling tinggi (versi gw).

Oiya, gw kasihan sama penderita kegalauan stadium ini. Mereka udah mulai kehilangan jati diri saking galaunya. Ciri-ciri penderita kegalauan stadium akhir adalah sebagai berikut :

– mulai lupa sama identitas pribadinya

Gw siapa?? Mana bokap nyokap gw?? Gw sebenernya anak siapa???

#efek kebanyakan nonton sinetron Putri Yang Tak Dilahirkan season 112

– mulai gak sadar dengan posisinya saat itu

Aku ada dimana?? Mana rumahku?? Ini rumah siapa?? Ini gubuk siapa??

– mulai gak sadar dengan barang kepunyaannya sendiri

Errrmmm ini HaPe aku bukan ya?? Errmmm ambil atau jangan ya?? Errrmm enaknya diapain nih?? -,-

– kalo lagi ujian pasti jawabnya lama

Hmmm enaknya pilih jawaban A atau B ya?? Hmmm keliatannya huruf A lebih kurus deh, jadi enaknya milih yang mana ya?? Hmmm A atau B?? B atau A?? Hmmm karena huruf A lebih kurus, jadi aku milih jawaban C aja deh😀

Udah ah. Hipotesa gw cukup segitu dulu. Gw lagi galau nih. Jadi butuh waktu yang lebih lama buat ngelurusin rambut *lho??*
Udahan ya~ gw mau nyuciin baju tetangga dulu nih😀
*baru buka usaha laundry*

Bubye😀
Chu~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s