This Is My True Story

Asik. Asik. Asik.

This is my true story. Deep in my heart. . . .

Gw adalah orang yang ambisius? Ya, itu benar.
Gw orang yang egois? Ya, itu benar.
Gw adalah sang pemimpi? Ya, itu benar sekali.

Sejak kecil gw selalu di didik untuk mandiri. Meskipun gw adalah anak bungsu dan perempuan satu-satunya, nyokap bokap memperlakukan gw seperti biasa, layaknya bokap nyokap memperlakukan abang-abang gw. Gak ada yang namanya perlakuan istimewa, karena kami semua adalah sama.

Sejak kecil pula gw menjadi seorang anak yang diberkahi dengan kemampuan intelektual diatas rata-rata *yah sedikit lebih pintar dibanding kecebong lah* Karena kemampuan inilah, orang tua serta orang-orang terdekat gw berharap kalo suatu saat nanti gw bisa menjadi seorang dokter. Klise banget, kan?

Oke, karena masih kecil gw menuruti ‘perintah’ itu. Saat memasuki bangku SMP, gw makin giat belajar supaya suatu saat nanti gw benar-benar menjadi dokter. Sepulang sekolah gw selalu membaca buku-buku pengobatan tradisional. Bahkan tak jarang gw mengembara (?) ke semak-semak hanya untuk mencari tanaman yang disebutkan dalam buku tersebut. Ya, pada saat itu gw sangat berambisi untuk menjadi dokter. Setiap hari, detik demi detik gw terus bermunajah agar Allah memperkenankan gw untuk menyandang status sebagai seorang dokter. Hingga suatu hari gw merasa kalah…

Saat pengumuman Ujian Nasional (saat gw masih SMP), gw merasa gw telah kalah sebelum berperang. Gw yang selama ini tidak mengalami masalah saat belajar, ternyata harus menyerah pada 3 hari Ujian Nasional. Gw harus menyerah pada takdir yang mengatakan bahwa nilai-nilai gw sangat jauh dari kategori memuaskan. Gw harus rela melepaskan mimpi gw selama ini, yaitu untuk menjadi seorang dokter dan pergi merantau ke Korea. Bisa dibilang masa-masa itu adalah masa-masa suram bagi gw. Gw yang awalnya berencana akan melanjutkan sekolah ke SMA favorit, kini harus bisa menerima nasib bahwa gw akan melanjutkan sekolah di SMA yang hanya berjarak 1,5km dari rumah gw sendiri. Gw yang awalnya berniat untuk merantau, kini harus merelakan mimpi-mimpi itu.

Jujur, gw bukanlah orang yang dengan mudahnya melupakan sebuah mimpi. Bagi gw pribadi mimpi itu adalah suatu anugerah, dan kewajiban gw adalah membela mimpi-mimpi tersebut. Tapi sejak saat itu, gw merasa sangat lelah untuk terus berlari dan mengejar mimpi. Gw merasa bahwa gw tidak masik kualifikasi untuk meraih mimpi-mimpi itu. Ya, Ujian Nasional waktu itu adalah awal dari keterpurukan gw.

Tapi kembali lagi, gw ini adalah orang yang ambisius. Bagi gw, tak ada yang tak mungkin di dunia ini jika Allah telah mengatakan KUN! Meskipun orang-orang beranggapan bahwa gw ini adalah seorang pemimpi, no problem. Gw memang sang pemimpi. Gw memang ambisius. Gw memang bermental perantau. Gw memang menyukai sebuah tantangan, dan gw sangat berani dalam mengabil resiko. Bagi gw, hidup tanpa ambisi itu sama aja bohong, dan resiko itu ada untuk dihadapi, bukan dihindari!

Kalau ada orang-orang yang beranggapan bahwa gw ini terlalu ambisius, terserah, itu hak anda untuk berkata seperti itu. Tapi sekali lagi, yang mengerti tentang gw ya diri gw sendiri. Gak ada yang lebih mengerti gw kecuali diri gw sendiri. Mungkin ini merupakan pengaruh dari zodiak gw, aries. Gw pernah iseng-iseng baca ramalan bintang dan katanya, orang-orang yang berzodiak aries menyukai tantangan dan hal-hal yang baru. Mereka akan merasa bosan jika hal yang mereka inginkan tidak segera didapatkan dalam waktu yang singkat. Ya, itu gw banget.

Kini, gw akan terus bermimpi. Apapun perkataan orang diluar sana, i don’t care. Mengoceh saja semampu kalian, tapi gw akan terus memperjuangkan mimpi-mimpi ini. Teriakan saja apa yang ingin kalian teriakan, tapi teriakan yang kalian berikan tidak akan mempengaruhi keputusan yang akan gw ambil. Hidup ini dinamis. Dan gw amat menyukai kedinamisan itu. Karena tak ada yang tak akan berubah di dunia ini. Semua pasti akan mengalami suatu regenerasi, dan kita, harus berlari dengan waktu agar kita bisa menyeimbangkan diri dengan perputaran dunia.

Dan sekarang, gw sedang melakukan hal itu. Gw akan berlari dengan waktu hingga waktu mempertemukan gw dengan mimpi-mimpi itu😀

Satu pemikiran pada “This Is My True Story

  1. Thats a excellent post and certainly helped clear my mind a bit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s