Manusia Setengah Gila

Saat ini waktu telah menunjukkan pukul 22.00 (lewat sekian sekian) WIB atau sekitar pukul 34.00 (lewat setengah detik) waktu zimbabwe. Kata orang sih, ini udah larut malam. Udah waktunya tidur buat anak monyet (kaya gue) #eh??

Tapi gue ga bisa tidur. Mungkin gara-gara tadi siang gue kebanyakan minum frutang, makanya jadi susah tidur begini. Eh, enggak ding! Tadi siang gue kan cuma beli akua gelas doang. Yang harganya 500 perak itu loh. Itupun awalnya gue berniat buat ngutang –” (eh ini kok malah ngomongin minuman dalam gelas?)

Intinya sih, gue belum bisa tidur sampe larut malam begini. Gue kepikiran, gue ini FREAK atau enggak sih? Apakah gue ini tergolong dalam kategori ABG Ababil?? Apakah gue ini termasuk anak-anak LEBAY?? Atau, gue ini udah termasuk dalam kategori MANUSIA SETENGAH GILA??

Kenapa gue bisa berpikiran seperti itu??

Masalahnya sih simple.

Orang-orang yang baru kenal sama gue, atau orang yang baru pertama kali ngeliat gue pasti berpikiran kalo gue ini anak yang kalem. Mereka pasti beranggapan kalo gue ini innocent, pendiam, pemalu, anak rumahan, what ever lah. Intinya, dalam pikiran mereka, gue ini gak mungkin hiper ekspresif! Gue ini gak mungkin tergila-gila sama Korea sampe bener-bener gila!

Aduh. Aduh..Jadi pada bingung, kan? Gue ceritain lebih detail ya..

Pernah suatu kali, ada temen gue yang nyeletuk “Kamu ini diem-diem menghanyutkan, ya!” Yup! Waktu itu gue lagi nunggu giliran buat masuk kelas. Istilah zimbabwe nya sih, gue lagi nunggu mata kuliah selanjutnya. Daripada bosen kaya anak monyet, gue keluarin aja HaPe dari dalam kantong tas butut gue. Trus, gue melaksanakan tugas mulia yang gue emban. Yaitu, FANGIRLING! Kalian tau apa itu fangirling??

Bagi yang belum tau, fangirling itu adalah suatu istilah yang biasa digunakan oleh para KPOPER (para penyuka Korean POP). Artinya sih, para cewe atau gadis-gadis yang amat menggilai segala sesuatu tentang KPOP. Para fangirl itu biasanya akan menghabiskan sebagian besar waktu yang mereka punya hanya untuk mengupdate atau berburu berita tentang idola mereka. Mulai dari jadwal konser, pakaian atau style para idol, kegiatan yang sedang dan akan dilakukan oleh para idol, sampai sejarah keturunan para idol pun tak luput dari pantauan para fangirl ini! Yoyoiii! Itulah yang gue lakukan sejak 4 tahun yang lalu!

Singkat cerita (ceritanya disingkat-singkat aja biar yang baca ga pada muntah beranak), gue ngeluarin HaPe buat browsing internet. Buka Facebook maupun Twitter. Soalnya, hanya dari media-media sosial sejenis lah gue bisa mendapatkan berita terbaru tentang idola gue, Super Junior. Kalo udah dalam keadaan begini, gue cuma bisa mencari posisi strategis. Jauh dari keramaian dan pandangan orang lain, soalnya kalo udah buka twitter, gue bisa histeris sendiri pas ngeliat foto-foto member Super Junior yang pada bertebaran di Time Line. Makanya, daripada di cap sebagai monyet gila, mending gue mengantisipasinya sedini mungkin.

Tapi, disinilah problema itu berasal…

Temen-temen kampus pada menganggap gue ini ‘aneh’. Ya, setidaknya itu yang gue rasain. Mereka bagaikan melihat sisi yang berbeda dari diri gue saat tangan gue udah memegang sebuah gadget bernama HandPhone. Gue yang awalnya pendiam. Ga banyak ngomong sama temen-temen di kampus (kecuali kalo itu emang bener-bener diperlukan), tapi saat gue udah buka internet? Sifat asli gue keluar! Iya. Inilah diri gue yang asli! Gue bisa lebih hiperaktif lagi saat membaca news tentang idola gue.

Tapi teman-teman, kalian harus bisa menerima sifat gue yang 4D ini. Terserah kalian mau menganggap gue ini FREAK atau bahkan GILA sekalipun. Inilah gue. Inilah kelebihan dan kekurangan gue. Malah, ada salah seorang temen sekelas gue yang nulis di wall FB gue dan nanya, “Ini ga salah orang, kan? Ini anak DKV 1 kan?” Iya, mameen. Ini gue. Ini gue si anak DKV 1 yang pendiam. Ini gue, si anak DKV 1 yang ga banyak ngomong itu. Kenapa? Kalian heran ya, ngeliat manuver gue di dunia maya? Gue maklum kok😀

Kalo bicara soal dunia maya, gue bisa berubah 360 derajat apabila telah memasuki dunia ini. Gue bisa berubah dari pendiam, menjadi hiper ekspresif jika telah berhadapan dengan hal-hal yang berbau Korea. Gue bisa menjadi lebih gila lagi kalau melihat foto-foto dari idola gue. Kenapa? Karena gue ini seorang FANGIRL.

Maaf ya, kalo kalian pada heran sama sifat gue. Mungkin kalian pikir gue ini anaknya pendiam, tapi pas kalian ngebuka akun Facebook sama Twitter gue (apalagi blog gue ini) pasti pemikiran kalian bakalan berubah. Isi dari ketiga akun gue itu gak jauh-jauh dari yang namanya KOREA, SUPER JUNIOR, dan FANGIRLING. Iya, gue tau. Ini bertolak belakang dari keseharian gue di kampus. Tapi kalian tau? Cuma lewat media-media itulah gue bisa mengekspresikan diri dengan lebih baik. Tanpa harus di cap sebagai orang GILA!

Sorry kalo bahasa gue agak sedikit frontal. Tapi emang bener, cuma lewat dunia maya gue bisa bebas berekspresi. Cuma lewat dunia maya gue bisa berteriak sesuka hati. Cuma lewat dunia maya gue bisa berkicau tentang idola gue, sepuas hati. Bahkan sampai akun gue error gara-gara kebanyakan mengupdate status. Iya, cuma lewat dunia maya. Bukan di dunia nyata.

Mungkin, perasaan ini gak cuma gue yang ngerasain. Diluar sana, ada ribuan FANGIRL yang juga bernasib sama kaya gue. Mungkin mereka juga di cap GILA sama orang-orang disekitarnya. Mungkin mereka juga memiliki perbedaan karakter kaya gue. Karakter yang berbeda saat mereka telah bersentuhan dengan dunia maya.

Kenapa gue bisa begitu hiper ekspresif saat di dunia maya?

Jawabannya simple aja. Karena di dunia nyata, gue dan para FANGIRL lainnya itu gak begitu mendapatkan tempat yang layak untuk menumpahkan segala emosi yang kami punya. Contohnya aja gue. Saat gue mau ngomongin Super Junior, anak-anak udah pada nutupin kuping. Belum juga gue ngasih intronya, mereka udah pada melengos duluan. Jadi susah untuk berekspresi, kan? Makanya, gue dan para fangirl itu lebih nyaman di dunia maya. Kami merasa lebih diterima disana. Soalnya, sebagian besar friendlist yang gue punya itu adalah anak-anak KPOPER juga. Jadi apa yang gue omongin, apa yang gue tulis, apa yang gue rasain itu pada nyambung sama pemikiran mereka.

Kalau di dunia nyata, gue sering dianggap GILA gara-gara gue begitu menggilai KOREA. Tapi, kalo di dunia maya. Gue gak pernah dianggap begitu. Temen-temen gue di dunia maya rata-rata juga KPOPER. Jadi, mereka mengerti gimana perasaan gue. Mereka mengerti gimana suka dukany menjadi seorang FANGIRL. Makanya, gue tampak lebih ekspresif saat berselancar di dunia maya ketimbang di kehidupan nyata.

Tapi, sebenernya gue agak nyesek juga sih. Orang-orang cuma ngeliat gue dibagian kulit luarnya aja. Mereka yang baru kenal sama gue, pasti beranggapan kalo gue ini gak bakalan segila itu sama Korea. Tapi teman-teman, kalo kalian udah akrab banget sama gue, kalian pasti bisa ngeliat sisi lain dari gue. Kalian pasti bisa merasakan sisi lain dari gue yang happy, yang hiper ekspresif, yang gak malu-malu lagi (yang ada malah malu-maluin). Percaya deh sama gue. Coba aja tanya ke temen-temen gue yang ada di seberang pulau sana. Mereka yang udah berteman akrab sama gue, pasti tau kalo gue ini sebenernya bukan anak yang pendiem. Percaya deh. Jadi temen-temen, gue harap kalian maklum ya sama karakter gue yang kaya begini. Seiring dengan berjalannya waktu, kalian pasti tau gimana aslinya gue. Secara kita baru 2 bulanan jadi temen sekelas😀 Yang sabar ya ^^ (hal ini penting gak sih buat ditulis?)

Well, intinya, gue ini merasa enjoy banget di dunia maya. Dunia yang mau dan bersedia menerima gue apa adanya. Dunia yang mempertemukan gue dengan para FANGIRL lainnya. Dunia yang mempertemukan gue dengan para ELF dari penjuru dunia. Dunia yang mempertemukan gue dengan keluarga baru, yang bernama EverLasting friends. Keluarga inilah yang besedia dan mau meluangkan waktunya hanya untuk mendengarkan keluh kesah gue. Keluarga inilah yang bersedia untuk mendengarkan celotehan gue tentang para KPOP idol. Keluarga inilah yang bersedia mendengarkan imajinasi gue yang terkadang terdengar sangat konyol. Keluarga inilah yang sering ‘berdebat’ atau bahkan ‘bertengkar’ dengan gue, hanya gara-gara memperebutkan seorang member Super Junior. Keluarga inilah yang sering ‘adu mulut’ dengan gue, hanya untuk memutuskan siapa yang lebih layak untuk menjadi seorang istri dari salah satu member Super Junior. Ya, keluarga inilah yang bersedia untuk menjadi tempat berbagi gue. Keluarga inilah yang bisa menerima segala kekurangan yang gue punya. Dan mereka ga pernah menganggap gue GILA hanya gara-gara gue tergila-gila sama Korea. Karena kami sama-sama FANGIRL. Seorang FANGIRL yang tidak mempunya tempat untuk berekspresi di dunia nyata. Dan, disinilah kami berkumpul. Di Dunia maya. Di forum inilah kami bertukar pikiran, mendiskusikan beberapa masalah yang kami anggap penting. Di forum inilah kami bertukar informasi tentang para idola. Di forum inilah kami bertukar alamat, nomor HandPhone, merencanakan sebuah project, bahkan untuk mengatur sebuah pertemuan. Ya, ini semua kami lakukan di dunia maya. Sebuah dunia tanpa batas yang bisa menerima segala luapan emosi kami. Sebuah dunia yang bisa mempertemukan kami dengan FANGIRL lainnya. Sebuah dunia yang membuat kami tampak lebih GILA. Ya, gue memang GILA Korea. Dan gue pun mengakuinya.

Jadi, buat orang-orang yang mengenal gue, terlebih lagi buat orang-orang yang baru mengenal gue, inilah gue yang sebenarnya. Kalian akan menemukan sifat asli gue jika kita telah lama berkenalan. Terserah kalau kalian menganggap gue GILA atau setengah GILA atau apalah namanya. Tapi yang jelas, gue nyaman dengan dunia ini. Gue nyaman dengan teman-teman sesama KPOPERS. Gue nyaman jika gue telah meneriakkan nama idola gue, sekali saja dalam sehari. Jadi harap maklum ya. Maaf kalo kalian agak terganggu dengan sifat gue yang demikian. Kalo kalian memang temen yang baik, yang mau menerima gue apa adanya, seharusnya kalian bisa maklum dengan keadaan gue. Bukannya terheran-heran dengan karakter gue. Inilah salah satu alasan kenapa gue lebih nyaman berteman dengan seseorang yang juga menyukai Korea. Karena gue merasa apa yang gue omongin itu nyambung sama mereka. Sekali lagi, maaf ya kalo gue udah bikin kalian heran. Apa yang kalian liat di akun FB gue, inilah cerminan dari diri gue yang sebenarnya. Inilah sisi lain dari diri gue yang selalu bersemangat saat bersentuhan dengan Korea.

Inilah gue. Manusia setengah gila, yang begitu tergila-gila sama Korea. Harap maklum ya, guys. Mungkin inilah salah satu kekurangan yang gue miliki. Seiring dengan berjalannya waktu, gue harap kalian bisa menerima gue dengan segala kekurangan yang gue punya ^^
IM A FANGIRL, AND IM PROUD!

 

4 pemikiran pada “Manusia Setengah Gila

  1. Siapa blng u gila??? g rasa biasa aja kali klau mengidolakan se2orang.G kira hnya g aja yg gila K-pop ternyata bnyak ya.g rasa gila u tentang k-pop gak separah gila g kali hehehehe.Mutia g rasa g dapat teman yang pas nih utuk bicara tentang k-pop.ngomong2 g blh dong d kenali dgn FANGIRL

  2. biarin aja,kalau g sih gak perduli orng ngomong apa yang penting g idolakan suju hehehehe,salah sambung nya suju udah g bca lho kocak bgt kapan buat cerita tentang suju lg??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s