Pachara Chirathivat, Sketsa Realis Pertama Muthi

Kali ini gue mau pamer lagi. Ini adalah sketsa realis pertama yang gue buat dalam keadaan sadar (kalo yang kemaren-kemaren gue ngerjainnya dalam keadaan gak niat, makanya jadi lebih mirip alien). Maaf ya, kerjaan gue akhir-akhir ini cuma pamer sketsa muehehe

sketsa_suckseed

Sketsa semi-realis kali ini terinspirasi dari seorang aktor Thailand bernama Pachara Chirathivat (yang merupakan calon cemceman masa depan gue). Si Pachara alias Peach ini merupakan main character dalam film Thailand yang udah gue review beberapa waktu yang lalu, yaitu, Suckseed. Kenapa gue milih si Peach ini sebagai model? Karena gue suka ngeliat pipinya yang chubby (yang lebih mirip Baim cilik). Selain itu juga, gue suka sama filmnya yang berjudul Suckseed. Makanya, sebagai calon cemceman masa depan, gue hadiahkan sketsa ini buat Pachara Chirathivat😀 *gue pun mimisan dari kuping*

Entah sketsa ini mirip dengan aslinya atau tidak, tapi gue udah cukup puas sama hasilnya. Tapi gue juga gak berani menyebut sketsa kali ini sebagai bentuk realis, karena karya gue ini masih belum mendekati aslinya (belum realistis). Makanya, gue menyebutnya dengan istilah semi-realis (ini istilah temuan gue sendiri).

Well, melihat karya gue hari ini, rasanya gue pengen minjem kantong ajaibnya doraemon biar gue bisa balik ke masa-masa 2 semester yang lalu. Iya, kalo inget masa-masa dahulu (waktu gue masih semseter satu) rasanya gue hina banget. Kerjaan gue dikelas cuma bisa bikin gambar alien. Sementara temen-temen gue udah bisa bikin gambar drakula. Hina banget kan, gue?

Tapi inilah yang dinamakan proses pembelajaran. Skill itu bisa dilatih seiring dengan berjalannya waktu. Tapi bakat dan feel itu datangnya dari Tuhan. Meskipun rajin berlatih, tapi kalo gak ada bakat alamiah? Nothing. Hasilnya takkan pernah mendekati sempurna *ini gue lagi ngebahas apa?*

Agak nyesel juga sih. Kenapa gue berlatihnya gak dari dulu-dulu. Kenapa gue berlatihnya gak dari semester satu? (biar gue gak terus-terusan memproduksi alien). Mungkin waktu dulu gue masih belum yakin sama skill yang gue punya. Maklum, waktu semester satu gue lebih seneng ngupil ketimbang ngegambar. Kalo sekarang? Masih sama sih, masih seneng ngupil, tapi ngupilnya sambil ngegambar😀 muehehe

Well yeah, sketsa gue kali ini masih jauh dari kata perfect. Masih banyak kekurangan disana-sini. Arsirannya masih belum rapi. Masih belum realis. Dan masih banyak lagi. Makanya, gue butuh kritik dan saran, biar kedepannya sketsa gue bisa lebih baik dari yang sekarang🙂

Sun sayang dari mahasiswa semester tiga dan calon designer masa depan😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s