Don’t Judge the Boyband from Their Face (?)

Errr– kayanya otak gue masih ‘terkontaminasi’ virus boyband. Tapi emang susah sih, bebas secara resmi (?) dari pengaruh hallyu wave. Soalnya gue ini kpopers veteran, yang suka Kpop jauh sebelum demam Korea melanda Indonesia (entah apa hubungannya)

Kalo ada yang bilang “Jangan menilai sesuatu dari kemasannya”, gue agak kurang setuju sama kalimat tersebut. Dimana-mana, elemen visual adalah hal yang penting. Ibarat kata, dari mata turun ke hati. Gimana lo bakalan suka sama sesuatu kalo lo gak pernah melihat sesuatu tersebut? Masakan aja perlu garnish biar keliatan menggoda (soal rasa urusan belakangan, kalo udah liat masakan yang tampilannya memukau, siapa yang gak mau nyobain?) *dan gue pun dipukulin sampe jadi cakep*

Well, gue juga gak munafik. Pada awalnya gue suka sama boyband Korea karena tampang mereka yang good-looking. Tapi itu dulu, waktu gue masih jadi kecebong labil yang gak bisa bedain yang mana kumis mana alis. Kalo sekarang, gue lebih melihat pada karya dan perjuangan mereka. Sekarang, gue jadi banyak belajar hal-hal baru dari mereka. Sekarang, gue jadi tau apa itu berjuang, dan apa itu belajar, dan apa itu kumis, dan apa itu alis (gue dicocol pake jeruk nipis)

Tampang good-looking yang dimiliki personil boyband Korea emang merupakan bagian dari packaging mereka. Ibarat kata sebuah perusahaan makanan, pastinya mereka memerlukan kemasan yang “layak jual” bukan? Biar para konsumen tau, “Ooohh jadi ini produk makanan toh, bukannya spray pembasmi serangga”. Nah, hal yang sama juga berlaku di dunia boyband. Talenta yang mereka miliki harus dikemas dengan apik, bukan? Biar para penonton pada tau, “Ooohh jadi mereka ini boyband toh, bukannya paduan suara dari TK sebelah”

Oke, karena pembahasan gue mulai gak fokus (akibat semalam mimpi dikejar-kejar alien bermata setengah), gue langsung aja masuk ke pembahasan utama.

Well, industri hiburan di Korea emang lagi booming di beberapa negara (termasuk Indonesia). Gak cuma industri hiburan mereka yang merajai pasar, produk-produk buatan mereka pun sekarang bisa dijumpai disetiap genggaman orang Indonesia.

Bicara soal kemajuan di Korea, semuanya gak lepas dari sokongan pemerintahnya. Setahu gue, pemerintah Korea punya peranan penting dalam penyebaran hallyu wave (Korean virus) ke beberapa negara. Yah, bisa jadi pemerintah Korea memberikan sokongan dana yang cukup besar demi menyebarnya hallyu wave ke seluruh dunia. Terbukti, kan? Pemerintah Korea selalu memakai “jasa” boyband disetiap peringatan ‘ulang tahun’ hubungan bilateral mereka dengan negara lain. Contohnya pada konser KIMCHI di Jakarta tahun 2011 kemaren. Bagi anak-anak Kpopers kayak gue, konser KIMCHI ya konser Kpop biasa, yang menampilkan calon cemceman masa depan gue. Tapi bagi pemerintah Korea, bisa jadi hal ini merupakan strategi politik. Iya, sambil menyelam minum air kelapa (?). Mempromosikan “aset berharga” mereka sambil mempererat hubungan bilateral antar kedua negara.

Tapi, ibarat kata pepatah yang ditulis Albert Einstein dalam buku diary-nya, gaya akan selalu berbanding lurus dengan usaha. Iya, usaha pemerintah Korea dalam “menginveksi” dunia emang gak sia-sia. Liat aja, ada berapa banyak turis yang berkunjung ke Korea setelah adanya hallyu wave? Ada berapa banyak mahasiswa penasaran yang ingin belajar ke Korea? Ada berapa banyak gadget mania yang memakai produk buatan mereka setelah menonton drama Korea? Jumlahnya fantastis bro! Jumlahnya melibihi jumlah uang receh yang gue punya!

Ah sudahlah. Dari tadi gue ngoceh mulu. Mending langsung masuk ke topik utama aja yaa (jadi dari tadi lagi ngebahas apa TT-TT)

Untuk menjadi anggota boyband di Korea gak semudah membalikkan halaman buku matematika. Butuh proses yang sangat panjang hingga akhirnya mereka bisa sukses dan diakui sebagai hallyu star.

Kebanyakan dari anggota boyband tersebut mengalami tahapan demi tahapan sebelum akhirnya mereka benar-benar debut dan benar-benar muncul di TV. Mulai dari audisi, training, pre-debut, debut, dan akhirnya terkenal. Iya, prosesnya emang panjang dan melelahkan. So, masih berani bilang kalo boyband korea cuma bisa bedakan doang?

Niht gue kasih tahapan-tahapan sebelum menjadi boyband terkenal. Tentunya ini versi yang gue ketahui yaa…

Pencarian bakat

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam pencarian bakat. Bisa berupa audisi, atau bisa berupa pencarian langsung oleh agensi yang bersangkutan. Iya, dua cara ini yang lumrah dilakukan oleh agensi artis di Korea. Kebanyakan diantara agensi tersebut melakukan audisi (layaknya audisi pencarian bakat yang ada di Indonesia) untuk menemukan/menyaring calon-calon artis yang mereka inginkan. Audisi yang mereka lakukan gak cuma di Korea aja, tapi udah merambah ke beberapa negara, seperti China, Thailand, dan Kanada. Bahkan untuk audisi yang dilakukan oleh SMEnt (salah satu agensi artis terbesar di Korea) di tahun 2014 kali ini, mereka memasukkan Indonesia dan beberapa negara tetangga lainnya untuk dikunjungi. So, kemungkinannya, gak cuma orang Korea yang bakal jadi hallyu star, orang Indonesia juga punya peluang untuk berkarir di negara tersebut.

j5

Nah, saat audisi, para peserta diminta untuk menunjukkan bakat yang mereka miliki. Gak cuma nyanyi, pokoknya, apapun yang kalian bisa, tunjukin aja. Soalnya agensi di Korea gak cuma mencari orang-orang yang bisa nyanyi, tapi juga bisa dance, mc, akting, bermain musik, dan yang paling penting, berkepribadian baik. Intinya, orang-orang yang lulus audisi hanyalah orang-orang yang berbakat. Ibarat kata, bakat adalah yang utama, soal wajah itu bisa menyesuaikan 😀 (dan gue pun dijejelin silikon padat)

Untuk bisa lolos audisi emang gak gampang. Soalnya ada ribuan pesaing yang juga memiliki bakat yang sama atau bahkan lebih baik. Malah untuk audisi di luar negeri, kemungkinan untuk bisa lolos semakin kecil (seperti Hangeng yang lolos audisi SMEnt di China, setelah mengalahkan 4000-an peserta lainnya)

Bahkan, ada beberapa idol kpop yang harus mengikuti audisi berkali-kali, baru deh, dinyatakan lulus dan akhirnya menjadi seorang selebriti. So, audisi itu gak gampang!

Nih gue kasih beberapa foto para Kpop Idol saat audisi dahulu…

yesung sebelum debut

vlcsnap-2011-10-30-22h08m35s71

Eu74Q_2-716877

Coba tebak, diusia berapakah mereka melakukan audisi?

images

Pada umumnya agensi di Korea menjaring anak-anak muda berbakat dengan usia dibawah 18 tahun. Kenapa musti anak-anak usia belasan? Karena pertimbangan masa training yang cukup lama makanya agensi di Korea lebih memilih untuk merekrut anak-anak usia dini (?). Coba lo bayangin, kalo gue baru ikut audisi di usia 20 tahun dan dinyatakan lolos, gue musti menjalani masa training sekitar 2-5 tahun (bahkan untuk beberapa idol bisa menjalani hingga 7-8 tahun masa training). Lah, kalo gue ditraining selama 5 tahun, gue bakal debut di usia berapa coba? 25 tahun? Yang ada malah orang-orang bakalan muntah-muntah ngeliat muka gue yang udah keriput sana-sini.

Selain pertimbangan masa training yang cukup lama, alasan agensi Korea memilih anak-anak usia belasan adalah, kemampuan untuk memahami materi. Soalnya, semakin tua usia seseorang, maka akan semakin sulit dalam menerima materi pelajaran. Semakin muda usia seseorang, maka tubuhnya akan semakin lentur dan semakin mudah untuk “diolah”

Oiya, ada beberapa idol di Korea ditemukan secara tidak sengaja oleh para pencari bakat. Misalnya Oh Sehun (adik sekaligus calon cemceman gue) yang ditemukan secara tidak sengaja oleh staf SMEnt pada saat ia masih kelas 6 SD. Staf tersebut menawarinya untuk ikut audisi, dan sekarang, si anak SD tersebut telah menjadi….member sebuah boyband bernama EXO.

Well, lolos audisi di sebuah agensi ternama merupakan kebanggaan tersendiri bagi para remaja di Korea. Karena gak semua orang bisa lolos audisi, dan gak semua orang yang memiliki bakat. Tapi perjuangan masih belum selesai, bro. Masih ada tahapan berikutnya yaitu…

Training

Setelah melewati proses audisi dan mengalahkan ribuan pesaing, maka, disinilah mereka berada…

u5u

Training, adalah masa-masa penantian paling mendebarkan bagi calon idol yang lolos audisi. Setelah dinyatakan lolos audisi, mereka harus menjalani sebuah training selama bertahun-tahun. Saat ditraining, mereka harus menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat latihan, untuk memperbaiki dan meningkatkan skill masing-masing. Kemampuan dance, menyanyi, bermain musik, mencipta lagu atau bahkan akting, semua mereka pelajari dan kembangkan saat masa training. Oiya, gak cuma hal itu yang mereka dapatkan selama traning. Mereka juga diajarkan bagaimana menjadi seorang idola besar, mereka diajarkan bagaimana caranya bersikap di depan umum, bagaimana caranya berjalan, bagaimana caranya mengontrol ekspresi saat di depan kamera, dan lain-lain. Pokoknya, all about kehidupan selebritis harus mereka kuasai. Sebelum mereka benar-benar terjun ke publik dan benar-benar menjadi selebriti yang sesungguhnya. Makanya, jangan heran, kebanyakan artis di Korea sana sangat pandai menjaga sikap dan tutur katanya saat berada di depan publik. Soalnya mereka telah dilatih selama bertahun-tahun untuk menjadi calon selebriti. So, mungkin di Korea sana gak ada istilah “artis karbitan” 😀

SeungriTrainees-575x361

Well, menurut gue training adalah masa-masa paling sulit bagi seorang calon kpop star. Kenapa? Karena mereka harus rela kehilangan waktu berkumpul bersama keluarga, waktu bermain bersama teman-teman, dan harus membagi waktu untuk belajar.

Waktu yang mereka gunakan untuk berlatih jauh lebih banyak ketimbang waktu yang mereka gunakan untuk beristirahat. Coba bayangkan, kalo lo musti sekolah tiap hari, dan sepulang sekolah lo musti pergi ke tempat latihan (beberapa idol ada yang tinggal di asrama, dan ada beberapa yang tetap tinggal bersama orang tuanya jika rumah mereka memang dekat dengan tempat latihan), dan di tempat latihan lo musti menyanyi, dance, bermain musik, dan lain-lain. Kebayang capeknya?

Lah, gimana dengan idol yang berasal dari luar Korea? Tentunya mereka harus siap dengan segala resiko yang ada. Memutuskan untuk bergabung dengan sebuah agensi di Korea berarti harus siap berpisah dengan keluarga. Iya, para idol yang berasal dari luar negeri harus mengikuti training di Korea dan harus berpisah dengan keluarganya selama bertahun-tahun. Kebayang betapa rindunya mereka sama keluarga masing-masing?

Nih, gue kasih gambar Kris ge (cemceman gue) yang katanya mengalami masa-masa sulit saat training di korea…

Screenshot (37)

Screenshot (39)

Nih, ada juga idol (member EXO) yang berasal dari luar Korea

Screenshot (41)

Screenshot (38)

Screenshot (40)

Nah, udah kebayang kan? Jadi idol di Korea itu gak gampang. Selain harus menjalani masa training selama bertahun-tahun, para calon idol juga dihantui perasaan was-was. Kenapa? Karena selama masa training, mereka masih menunggu “Debut atau Gak Debut”

Iya, meskipun udah lolos audisi dan menjalani masa training, si calon idol tersebut masih belum mendapat kepastian apakah mereka bisa debut atau enggak, apakah mereka akan menjadi seorang artis atau enggak. Jadi, masa training bukanlah jaminan bagi seorang idol untuk debut.

Pada beberapa kasus, ada idol yang hanya menjalani masa training selama 1 tahun (atau bahkan hanya beberapa bulan saja) dan langsung debut menjadi artis. Ada juga idol yang udah ditraining bertahun-tahun, tapi gak pernah debut secara resmi. Iya, kalo menurut gue sih, masa-masa training ibaratkan siswa kelas 3 SMA. Lo musti belajar mati-matian menjelang kelulusan, tapi gak ada jaminan kalo lo bisa lulus UN, kan? Meskipun lo udah bimbel sana sini, tapi masih ada kemungkinan kalo lo gak lulus SMA, kan? Nah, kira-kira masa training itu begitu tuh. Meskipun lo udah ditraining cukup lama, tapi masih ada kemungkinan kalo lo gak bakal jadi artis besar. Semuanya tergantung dari peningkatan skill yang lo lakukan selama training. Dan satu lagi, semuanya bergantung pada kebijakan dari agensi yang bersangkutan (apakah pihak agensi mau memakai “jasa” si idol atau enggak).

Nah, masa-masa penantian seperti ini yang membuat para idol semakin was-was. Coba bayangkan, kalo lo udah ditraining selama beberapa tahun tapi ujung-ujungnya lo malah gak jadi debut sebagai artis. Hal ini yang terkadang membuat para calon idol menjadi hopeless, dan malah berputus asa. Saat mereka udah ditraining selama bertahun-tahun dan belum juga debut, pasti akan ada pemikiran “Gue kapan debutnya?” atau, “Gue jadi sebut gak, sih?”

Tapi, waktu emang gak pernah bohong. Lamanya masa training emang berbanding lurus dengan skill yang mereka miliki. Jadi jangan heran kalo member boyband di Korea bisa melakukan banyak hal diluar menyanyi dan dance. Ada banyak idol yang pada akhirnya terjun menjadi MC, aktor, komposer, atau bidang entertain lainnya. Semua itu berkat masa training yang mereka jalani. Jadi, disaat mereka terjun ke dunia artis, mereka telah memiliki bekal yang cukup layak untuk disajikan kepada penonton.

So, masih mau men-judge kalo boyband Korea cuma bermodalkan tampang?

Pre-Debut

Nah, setelah menunggu cukup lama selama masa training, disinilah mereka mulai menemukan titik cerah. Para trainee yang dianggap “layak” secara skill, akan dikelompokkan dan mulai memikirkan konsep seperti apa yang akan mereka pakai saat debut nanti.

Mungkin, saat-saat predebut seperti ini adalah saat-saat paling membahagiakan. Karena setelah menunggu begitu lama, akhirnya mereka akan memulai debut sebagai seorang artis.

577

98u8

Disaat pre-debut, para calon idol mulai melakukan perubahan dan latihan besar-besaran. Soalnya, mereka udah mulai memfokuskan diri pada konsep yang akan mereka pakai pada saat debut nanti. Saat masa pre-debut, mereka mulai latihan koreografi, latihan vokal, dan mulai membangun karakter masing-masing. Semuanya dilakukan agar pada saat debut nanti, apa yang mereka lakukan bisa sesuai dengan konsep yang telah ditentukan.

Selama masa pre-debut mereka akan melakukan latihan koreografi secara intensif…

92503050

6y

youtube-se7en-_digital-bounce_-choreo-practice-clip-hd-295

Latihan vokal…

yesungdonghaeeunhyuk

vjh

Misalnya nih, beberapa orang trainee yang dianggap “layak” mulai dikelompokkan kedalam sebuah grup. Para trainee tersebut mulai digembleng sesuai konsep yang akan mereka pakai. Mulai dari fashion, style rambut, mimik wajah, karakter vokal, bahkan cara berbicara. Contohnya, idol dari JYPEnt, yaitu 2PM dan 2AM. Dua idol ini emang berasal dari agensi yang sama, dan bahkan nama grup mereka pun hampir sama. Tapi yang membedakan keduanya adalah konsep yang mereka pakai saat debut dahulu. 2PM lebih menekankan imej sebagai “pria maskulin” sedangkan 2AM lebih menonjolkan kemampuan vokal mereka yang diatas rata-rata.

Tampilan mereka pun menyesuaikan konsep yang mereka usung. 2PM selalu berpakaian layaknya pria maskulin, begitu juga saat tampil di atas panggung, mereka akan memperlihatkan ekspresi wajah yang sedikit sangar (karena imej yang ingin mereka tonjolkan). Sedangkan 2AM lebih menonjolkan kemampuan vokal mereka dengan menyanyikan lagu-lagu ballad (dengan koreografi seadanya, berbeda dengan 2PM yang menonjolkan koreografi maskulin)

Nah, udah kebayang masa pre-debut itu kayak gimana? Intinya sih, saat pre-debut adalah saat dimana lo mulai menemukan secercah harapan untuk menjadi seorang artis. Saat dimana lo harus berlatih lebih keras lagi. Saat dimana lo harus mulai menyesuaikan diri dengan konsep, koreografi, dan lagu yang baru (yang sesuai dengan imej yang ingin ditonjolkan). Saat dimana lo harus mulai membiasakan diri dengan kehidupan yang keras sebagai seorang idol. Dan saat dimana lo harus menyanggupkan diri dengan masa promo yang gak cuma sebentar.

Debut

Setelah melakukan latihan dan pembangunan karakter  saat masa-masa pre-debut, para idol pun pada akhirnya melakukan debut secara resmi.

tyhth

Biasanya pihak agensi telah menjadwalkan kapan mereka akan debut secara resmi. Biasanya lagi, para rookie (idol yang baru debut) akan melakukan penampilan perdananya pada acara-acara musik mingguan seperti Mnet, Music Bank, dan Music Core. Biasanya lagi, sebelum debut, mereka akan merilis sebuah teaser terlebih dahulu (bisa berupa foto maupun video). Tujuannya sih buat ngasih bocoran pada para fans. Tujuan lainnya mungkin untuk melihat seberapa besar antusias penonton terhadap konsep yang mereka usung.

8iukj

56Nih, gue kasih beberapa teaser EXO sebelum melakukan debut secara resmi pada tahun 2012 yang lalu

gsr

jnliu

68i

jnoj

Biasanya, agensi sang idol akan me-reveal beberapa hal sebelum “anak asuhnya” melakukan debut secara resmi. Contohnya, sebelum debut secara resmi, pihak agensi dari EXO (SMEnt) telah merilis beberapa teaser (sekitar 4 bulan sebelum mereka debut). Profil dari para member juga dibeberkan ke publik. Selain itu, saat merilis teaser, mereka tetap mempertahankan konsep yang mereka usung sejak awal. Ibarat kata, pakaian yang mereka kenakan dalam teaser adalah gambaran konsep dari album yang akan mereka rilis. Dan satu lagi, gak ada istilah “out of concept” bagi para idol di Korea. Karena mereka konsisten dengan apa yang telah mereka rancang sebelumnya.

Nah, masa debut dalah masa paling sibuk bagi para idol. Karena mereka harus melakukan promo ke beberapa stasiun TV (dengan tampil di acara musik mingguan), promo ke radio-radio, talk-show, wawancara, melakukan fans-signing di beberapa tempat, atau bahkan tour ke daerah-daerah. Intinya, jika sudah melakukan debut, para idol harus siap untuk tidur kurang dari 8 jam!

Kira-kira beginilah aktifitas mereka setelah debut…

9iQlj

mWw6Q

iuih

Kalau dulu mereka musti antri untuk ikut audisi, seperti ini…

SM-Global-Audition-4

Sekarang, lihatlah antrian ini…

infinite-second-invasion-concert-korea-111

0000393680

konser-jyj-tokyo-dome-15

Jika dulu mereka bukanlah siapa-siapa, maka sekarang, inilah mereka…

supershowfive16

infinite-tour-2-640x394

super-junior-show-4

Intinya sih, gue cuma pengen nyampein satu hal. Bahwa untuk menjadi seorang idol (idola) di Korea itu gak gampang. Harus melalui tahapan yang sangat panjang dan kerja keras yang gak tanggung-tanggung. Karena persaingan di Korea itu sangat keras. Ada banyak idol/artis disana yang bunuh diri gara-gara stress karena tuntutan pekerjaan. Bahkan, ada agensi di Korea yang menerapkan sistem “kontrak budak”. Iya, agensi tersebut memberlakukan kontrak eksklusif pada si artis selama 13-15 tahun. Artinya, si artis hanya boleh berkarir dibawah naungan agensi tersebut, selama 15 tahun penuh! Hal ini disebabkan karena pihak agensi yang seakan ingin “balik modal”. Iya, pada masa training hingga debut, semua keperluan calon idol dibiayai oleh pihak agensi. Mulai dari tempat tinggal, biaya makan, bahkan biaya untuk kostum pun semuanya berasal dari pihak agensi. Coba bayangkan, kalo lo ditraining selama 7 tahun, ada berapa banyak biaya yang lo butuhkan? Makanya, si agensi yang bersangkutan memberlakukan “kontrak budak” agar biaya yang mereka keluarkan untuk si artis selama masa training bisa balik lagi (intinya sih mereka gak mau rugi).

Well, sekali lagi, untuk jadi idol di Korea (terutama anggota boyband) itu gak hanya bermodalkan tampang. Semuanya bergantung pada skill yang mereka miliki. Untuk sampai pada puncak kejayaan, mereka harus melewati fase-fase tersulit sebagai seorang trainee. Jadi jangan lagi berpikir bahwa, “Ah, member boyband cuma bisa bedakan doang” atau, “Mereka cuma bisa lipsync sambil nari-nari gajelas”

Saran gue nih, coba deh nonton film “I AM”. Film itu menceritakan perjuangan para kpop idol dari titik NOL sebelum akhirnya mereka bisa menjadi bintang besar seperti sekarang. Dalam film tersebut juga diceritakan bagaimana masa-masa sulit mereka saat menjadi trainee. Pokoknya all about perjuangan untuk menjadi seorang idola ada dalam film tersebut.

Oke, sebagai penutup, gue mau kasih beberapa alasan kenapa gue bisa suka sama boyband Korea. Pertama, karena perjuangan mereka untuk menjadi seorang idola itu gak gampang. Mereka harus melalui tahapan-tahapan berat terlebih dahulu. Kedua, karena semangat juang mereka yang tinggi. Mereka bisa berlatih 8-12 jam per hari demi meningkatkan skill yang mereka miliki. Bahkan, mereka hanya tidur selama 4-5 jam per hari menjelang perilisan album. Ketiga, karena mereka sangat menghormati para senior. Iya, di Korea sana ada semacam istilah hoobae-sunbae (junior-senior). Meskipun usia lo lebih tua tapi lo debutnya belakangan, lo tetep harus sopan sama mereka yang udah debut duluan. Misalnya, Seo In Guk yang setahun lebih tua dari Kyuhyun Super Junior. Meskipun Seo In Guk lebih tua, tapi dalam kehidupan sehari-hari ia tetap memanggil Kyuhyun dengan sebutan Sunbae, karena Kyuhyun lebih dulu terjun ke dunia hiburan. Dan terakhir, alasan keempat, karena mereka gak pernah lupa daratan. Meskipun udah jadi bintang besar, mereka tetap down to earth…

sj bow

large

SS4INA-1-602x400

Well, disini gue gak ngebelain siapa-siapa. Gue cuma pengen ngerubah paradigma orang-orang yang beranggapan bahwa boyband Korea cuma bermodalkan tampang. Intinya, gue cuma pengen bilang, Boyband Korea punya skill yang layak jual. Kalo soal tampang, itu emang udah nilai plus bagi mereka 😀

Salam damai dari seorang fangirl abadi ^^

[News/Just Info] 9 Kejadian Selebritis Yang ‘terjatuh’ Saat di Red Carpet

Awal minggu ini, Aktris Han Ji Min menjadi headline karena gaun indahnya. Ia mengalami sebuah kejadian yang memalukan –terjatuh saat red carpet- pada acara “2012 Korea Drama Award” yang berlokasi di Gyeongnam Arts Center, Jinju. Kejadian ‘tersandung’-nya Han Ji Min ini kembali mengingatkan kita pada kejadian serupa yang pernah menimpa Aktor Lee Min Ho beberapa tahun yang lalu. Berikut ini akan dipaparkan beberapa kejadian yang pernah ‘menimpa’ para artis saat berada di red carpet.

Han Ji Min tertawa saat ia tersandung di red carpet “2012 Korea Drama Awards” pada 2 Oktober 2012 yang lalu.

IU terpeleset saat akan menerima award pada acara “Melon Music Award” tahun 2011 yang lalu.

Komedian (yang kini telah menjadi seorang pebisnis sukses) CEO Lee Jin Jun tersandung oleh pakaiannya sendiri pada Puchon International Fantastic Film Festival, 29 September yang lalu.

BoA sempat tersandung oleh tali sepatunya yang terlepas, namun Ia berusaha untuk menjaga keseimbangannya saat berada di Red Carpet “Vogue Fashion’s Night Out Seoul” tahun 2012 ini.

Lee Min Ho tersandung karena kaki dan tungkainya yang panjang saat menghadiri acara “45th Baeksang Awards” tahun 2009 yang lalu.

Ryu Hyun Kyung saat menghadiri  “32nd Blue Dragon Awards” tahun 2011 silam.

Han Eun Jung menginjak gaunnya sendiri dan terjatuh saat menghadiri “KBS Drama Awards” tahun 2010.

Aktris Kim Min Hee terpeleset karena gaunnya sendiri saat di red carpet  “30th Blue Dragon Awards” tahun 2009.

Aktor cilik pemain Speed Scandal, Wang Suk Hyun terjatuh saat berada di red carpet  “45th Baeksang Awards” tahun 2009.

 

Nah, selebriti mana yang cara jatuhnya paling oke? 😀 #PLAKK

 

Original Articles : Soompi
IndoTrans :@muthisuju
TAKE OUT WITH FULL CREDITS!

[News] Shindong Bercerita Tentang Berat Badannya Di “The Beatles Code 2”

 

Pada episode tanggal 5 April, Shindong Super Junior mengungkapkan tentang berat badannya pada Mnet “Beatles Code 2”

Sebelum mengatakan hal itu, ia telah berjanji bahwa ia melakukan hal itu hanya untuk “Beatles Code 2”, “Aku telah berjanji jika berat badanku turun 80-89kg, Jang Dong Min bisa tetap bertahan dalam acara ini”

Pada episode sebelumnya, Shindong telah bernajnji akan menurunkan berat badannya lebih dari 10 kg untuk menunjukkan keseriusannya sebagai salah satu host dalam acara tersebut. Dia juga bercanda apabila ia gagal dalam tantangan itu, gagman Jang Dong Min sang asisten host, harus meninggalkan acara tersebut.

Namun, Shindong mengakui, “Sebenarnya, sebelum datang pada acara ini, aku mengambil semua pakaianku dan menimbangnya. Pakaian-pakaian itu mempunya berat total 2,24kg. Jika kau mengurangi berat dari pakaianku, maka berat badanku yang sebenarnya hanyalah 89,31kg. Karena aku berhasil mengurangi berat badanku menjadi kisaran antara 80-89kg, maka aku telah berhasil!”

Tindakan yang dilakukan Shindong mengundang gelak tawa dari para penonton. Dan tentu saja, Jang Dong Min menjadi lega karena ia bisa tetap bertahan pada acara tersebut.

Silakan check gambar di bawah ini ^^

 

source : soompi
indotrans : @muthisuju
PLEASE TAKE OUT WITH FULL CREDITS

Se7en: “Aku Ingin Mendirikan Sebuah Agensi Suatu Saat Nanti”

Se7en kembali pada masa kanak-kanak yang licah saat pemotretan untuk 1st Look Magazine. Pada salah satu gambar, Se7en memakan sebuah lollipop dan menatap ke kamera dengan tatapan sedikit memberontak, dan sedikit keingintahuan. Pada gambar lainnya, ia tampak siap untuk petualangan yang menarik, dengan memegang sebuah papan skateboard di lengannya.

Pada saat diwawancara disela-sela pemotretan, Se7en mengungkapkan bahwa ia sangat bangga dengan pencapaian karirnya. Ia mengatakan “Aku sangat bangga atas semua yang telah kulakukan selama bersolo karir, menyanyi dan menari dalam waktu yang bersamaan, selama kurun waktu 10 tahun ini.” Ia juga mengungkapkan bahwa masih ada target yang ingin dicapainya. “Aku berharap bisa mendirikan sebuah perusahaan entertainment di kehidupan mendatang. Aku akan menemukan solo performer lainnya yang seperti diriku sendiri”

Se7en selalu mengumbar cerita tentang karirnya dikancah internasional. Ia berencana akan merilis sebuah single Jepang paling lambat pada bulan April mendatang. Ia mengatakan “Aku sangat tertarik untuk berkomunikasi dengan para fans yang telah mendukung karirku di dunia internasional. Aku hanya ingin mempertunjukkan bakatku pada semua orang di dunia. Sepanjang karirku di Jepang, aku juga kepikiran untuk mengadakan sebuah tur Asia”

Lebih dari itu, Se7en berkomentar bahwa ia juga menjadi seorang CEO. Sebenarnya, ia memiliki bisnis restoran kecil-kecilan. Ia mengatakan bahwa bakat kewirausahaan yang ia miliki, ia ingin terjun ke dunia bisnis (mendalami dunia bisnis), membuat keputusan yang penting, dan menjadikan dirinya sendiri sebagai karyawan.

Ia berkomentar, “Sekarang aku adalah CEO untuk diriku sendiri, Aku memahami YG” Se7en juga mengalami masa-masa kritis tanpa YG Entertainment sebagai seorang artis di agensi tersebut. Semua orang di YGE memanggilnya “Direktur Choi” dan orang-orang akan menanyakan pendapatnya pada saat diadakannya pertemuan para direksi.

Diakhir wawancara, Se7en menjawab sebuah pertanyaan “Sekarang kamu sudah 29 tahun. Bagaimana rasanya menjadi seseorang yang telah dewasa?” Se7en pun menjawab, “Tidak jauh berbeda dengan saat aku masih berusia 20 tahun. Meskipun aku telah menjadi dewasa, Aku tetap ingin menjadi seorang anak laki-laki yang kalem”

Wawancara serta foto-foto selengkapnya akan ditampilkan di 1st Look Magazine edisi bulan April. Silakan check video dibawah ini ^^

 

source : soompi
indotrans : @muthisuju
PLEASE TAKE OUT WITH FULL CREDITS

 

 

[News] JYJ Akan Menggelar Pertunjukan Untuk Para Fans Pada 28 Juni Mendatang

Setelah perilisan di media, agensi dari JYJ, C-JeS Entertainment pada 5 April menyatakan “Untuk 4 hari sejak 28 Juni kami akan menggelar pertunjukan ‘2012 JYJ Membership Week’ di Hag Yeoul stasiun subway SETEC”

JYJ Membership Week merupakan sebuah fanmeeting untuk para fans JYJ yang ada di dunia. CEO dari C-JeS Entertainment mengatakan “Acara ini diadakan untuk para penggemar dan mereka akan melihat, mendengar serta merasakan segala sesuatu yang berhubungan dengan JYJ. Ini adalah kali pertama bagi Korea Selatan untuk mengadakan pertunjukan dengan skala besar seperti ini”

CEO dari C-JeS Entertainment juga mengatakan “Para fans JYJ tersebar diselur dunia. Karena itu kami mengelompokkan para fans kedalam kategori yang berbeda, apa yang mereka inginkan tentunya akan berbeda pula. Acara ini pastinya akan memuaskan para fans. Acara ini diselenggarakan secara gratis dan ada banyak hal yang bisa dibawa pulang oleh para fans”

Member JYJ memberikan statement, “Kami sangat senang dan perasaan kami amat bahagia. Kami juga akan memberikan kebahagiaan kepada para fans yang telah hadir. Kami harap pada kesempatan itu kami bisa mempersembahkan yang terbaik sebagai balasan atas cinta yang telah fans berikan pada kami”

 

source : soompi (original articles)
indotrans : @muthisuju
PLEASE TAKE OUT WITH FULL CREDITS

[News] Junho Ingin Punya Pacar, Taecyeon Berpikir Bahwa Itu Adalah Kim So Eun!

Pada 6 April, Junho 2PM men-tweet keinginannya untuk berpacaran. Dia menulis “Hari ini aku merasa ingin berkencan dengan seseorang, tapi aku tidak bisa menemukan jawabannya saat melihat jadwalku. Kurasa jawabannya adalah tetap berusaha.”

Taecyeon, teman satu grup nya pun memberikan komentar “Kamu  telah memberikan beberapa petunjuk. Kamu akan merasakan hawa musim semi jika kau menyaksikan pertunjukan itu. Everyone, hari sabtu jam 11 siang di MBC Music dan hari Minggu jam 11 siang di MBC. Tolong berikan dukungan kalian akan acara ini”

Junho yang menjadi bintang di MBC Music’s “Music and Lyrics” adalah pasangan dari Kim So Eun. Episode terakhir akan ditayangkan pada 7 April jam 11 siang di MBC Music.

Kekekeke~ jadi Tacyeon oppa pikir kalo gadis yang ingin dikencani sama Junho itu Kim So Eun ya?? Bukan bang~ bukan Kim So Eun~ Yang mau diajak kencan sama Junho itu kan gw 😀 *dibakar*

 

Source : soompi (original articles)
Indotrans : @muthisuju
PLEASE TAKE OUT WITH FULL CREDITS

[News] Jang Geun Suk dan Han Ye Seul Menjadi Model Untuk Caffé Bene

Aktor Jang Geun Suk telah menyetujui untuk menjadi duta eksklusif untuk the Korean café franchise, Caffé Bene.

Pada 6 April, perwakilan dari Caffé Bene memberikan pernyataan terkait kolaborasi tersebut : “Jang Geun Suk akan bekerjasama dengan Han Ye Seul, model kami, untuk iklan ini. Kami memilih Jang Geun Suk untuk menjadi model kami karena karena imej-nya yang ceria dan masih muda, yang mana imej tersebut juga sesuai dengan imej Caffé Bene.”

Seorang pecinta kopi, dengan imej sebagai actor muda yang enerjik, tersenyum dengan secangkir kopi merupakan suatu konsep marketing dari perusahaan yang akan ditampilkan pada iklan berikutnya.

Iklan Caffé Bene dari Jang Geun Suk berlangsung hanya sebentar saja. Jang Geun Suk dan Han Ye Seul berpose dengan cemerlang dan menampilkan konsep utama dari iklan ini.

Kalian bisa menjumpai Jang Geun Suk pada KBS 2TV dalam drama Love Rain yang saat ini tayang setiap hari Senin dan Selasa.

 

source : soompi (original articles)
indotrans : @muthisuju
PLEASE TAKE OUT WITH FULL CREDITS